Artificial Ecologies atau ekologi buatan adalah sebuah cara pemanfaatan alam untuk mempermudah dan mempernyaman kehidupan manusia. Teknologi yang semakin berkembang saat ini tidak dapat serta merta meninggalkan alam. Namun haruslah mengingat kembali alam yang sudah membesarkan manusia dan teknologinya.
Semau yang berhubungan dengan alam tidaklah selalu ketinggalan zaman. Alam akan memberikan kita banyak ha kepada manusial. Antara lain kenyamanan dalam hidup dan contoh2 yang dapat kita tiru untuk mempermudah hidup manusia.
Arsitektur juga tidak dapat menciptakan ruang tanpa memperhatikan alam sekitar. Alam sangat berpengaruh dalam penciptaan ruang.
Cara dalam memanfaatkan alam untuk mencapai ekologi buatan dapat dibagi menjadi tiga.
1. Mengatur alam
Kondisi alam yang tidak bersahabat dengan manusia bukanlah halangan untuk melakukan kegiatan. Namun juga tidak merupakan hal yang mudah untuk dihadapi sebagai tantangan. Oleh karena itu, kondisi alam yang tidak bersahabat ini harus lah ditemukan solusinya.
Dalam bab ini, alam diatur sedemikian hingga tidak mengganggu aktifitas manusia. Sebagai contoh, pengurangan cahaya matahari yang menimbulkan panas yang menyengat, di beri peneduh atau menggunakan atap transparan anti ultraviolet sehingga cahaya matahari dapat tetap menerangi ruang walau tanpa menimbulkan panas.

(Gambar 1: ziggurat, Dubai)
Tentu saja pengaturan seperti ini membutuhkan teknologi untuk mengantisipasinya.
Contoh lain adalah adanya kaca anti-UV yang digunakan di berbagai bangunan. Kaca ini melindungi menyaring panas yang menyengat dari matahari sehingga menyisakan cahaya dan sehikit panas yang diperlukan oleh ruangan. Sehingga selain cahaya, juga view dapat diciptakan untuk memperindah pandangan ke luar.
2. Inspirasi dari alam
Inspirasi dari alam dapat kita manfaatkan untuk memudahkan hidup manusia.
Alam memberikan banyak contoh kekuatan atau keindahan yang dapat kita contoh sehingga kekuatan dan keindahan dapat tercipta.

"(Gambar 2 : Rak buku)"
Seperti halnya mencontoh sulur atau tanaman, rak buku di susun sepertihalnya ranting yang menyangga daun. Sehingga beban dari buku disalurkan ke penyangga utama di tengah rak buku.
Contoh lain adalah penggunaan struktur utama menggunakan teknik seperti sulur. System penguat bangunan disusun seperti sulur yang mengelilingi bangunan.
Sehingga kekuatan selain di sangga struktur yang ada di dalam bangunan, struktur juga di perkuat oleh adanya struktur yang menyangga dari luar bangunan.
3. Mendukung keindahan dari alam
Keindahan dari alam diterapkan dalam desain. Keindahan alam berupa keunikan bentuk atau perpaduan warna dll dapat memberikan inspirasi kepada arsitek untuk mendesain ruang atau bangunan.
Atau bisa juga keindahan yang ada di alam diperindah dengan adanya teknologi yang mendukung. Sehingga keindahan tersebut dapat lebih dinikmati manusia.
Keindahan alam sedikit ditambah cahaya atau ditata sehingga lebih indah dari sebelumnya tanpa menghilangkan kesan aslinya.
Ketiga cara tersebut ditujukan untuk kepentingan manusia baik itu untuk kenyamanan, kekuatan atau keindahan.
sumber:
Gambar 1:
http://www.dakiunta.com/files/u2/dubai_ziggurat.jpgGambar 2:
http://imageshare.web.id/images/ovsknctj8uuddnom2dox.jpg